ruang cerita, ruang gagas, ruang semua

Kenapa Kita Malas Mendengar Khutbah

Sebelum mulai mensliliti tulisan ini lebih apik anda ingat kembali momen ketika anda duduk resah dan gelisah (mungkin juga tertidur) saat mendengar khatib menyampaikan pesan khutbah. Bagi yang pernah merasa mengalaminya anda boleh lanjut membaca sampai pada paragraf akhir atau sampai pada yang anda inginkan. Mari kita anggap pengalaman semacam itu sebagai syarat sah membaca… Continue reading Kenapa Kita Malas Mendengar Khutbah

Advertisements
ruang cerita, ruang semua

Setengah malam terakhir

Kegayengan itu terus berlanjut dan semakin dalam meskipun waktu sudah mendekati pukul tiga pagi. Tidak ada yang istimewa dari ngopi malam itu. Tempatnya di trotoar pinggir pasar kecamatan, penjualnya bapak-bapak yang berusia 50an. Pun dengan suguhan yang hanya gorengan tempe dan ote-ote plus susu hangat –iya, aku sudah jarang menikmati kopi. Hampir selalu setelah minum… Continue reading Setengah malam terakhir

ruang cerita, ruang semua

Manusia, Surabaya, dan yang terputus di Surabaya.

Ini tentang sesuatu yang diawali dari berbagai tempat dan terputus di Surabaya. Benang-benang yang disarikan dari waktu ke waktu nener ke banyak orang. Segala yang berakir di Surabaya. * Jalan setapak yang masih sama. Keras dan banyak pecahan-pecahan besar dan dalam akibat musim kemarau yang panjang. Kalau tak hati-hati, bisa saja kaki terpelosok ke pecahan… Continue reading Manusia, Surabaya, dan yang terputus di Surabaya.

ruang cerita, ruang semua

Setahun Pertama di Asrama Unair

Pertama kali saya tinggal di Surabaya adalah sewaktu saya kuliah di Universitas Airlangga. Saya khawatir dengan kota yang sama sekali belum saya kenal ini. Saya yang dari desa hanya pernah tiga kali saja ke Surabaya sebelum saya kuliah di Unair. Kali pertama dulu pada 1997 ketika menjemput Alm Kakek dari pulang berhaji. Ketika mengikuti SNMPTN… Continue reading Setahun Pertama di Asrama Unair