ruang cerita, ruang semua

Setengah malam terakhir

Kegayengan itu terus berlanjut dan semakin dalam meskipun waktu sudah mendekati pukul tiga pagi. Tidak ada yang istimewa dari ngopi malam itu. Tempatnya di trotoar pinggir pasar kecamatan, penjualnya bapak-bapak yang berusia 50an. Pun dengan suguhan yang hanya gorengan tempe dan ote-ote plus susu hangat –iya, aku sudah jarang menikmati kopi. Hampir selalu setelah minum… Continue reading Setengah malam terakhir

Advertisements